Saturday, May 5, 2018

4 Jenis Sifat Kimia Pada Plastik Dalam Proses Pembuatannya

Berdasarkan jenis sifat kimia dan proses pembuatannya plastik dibedakan menjadi :


1. Cellulosa Nitrat . Merupakan bahan plastik yang produknya memiliki sifat sifat lembek dan mudah terbakar. Jenis plastik ini seringkali dimanfaatkan sebagai bahan pembungkus, baik yang transparan maupun tidak transparan . Dengan sifat-sifat semacam ini maka bahan tersebut dapat dimusnahkan dengan dibakar . Proses pembuatan jenis plastik ini antara lain terdiri dari kapas dicampur dengan asam nitrat (HNO3) dan Asam sulfat (H2SO4) dilarutkan kedalam alkohol dan eter . Setelah proses pencampuran dengan komposisi tertentu berakhir diperolehlah plastik yang lembek dan mudah terbakar . Plastik ini dicetak dan dibentuk menjadi kantong. Karung sesuai dengan kebutuhan atau jenis kebutuhan lainnya yang sesuai.

2. Plastik Fenol. Merupakan jenis bahan plastik yang keras , kaku dan tidak mudah terpengaruh suhu. jenis plastik ini juga tidak meleleh apabila kena panas atau di bakar . jenis plastik ini sangat baik sebagai bahan isolator listrik dan isolator panas . Misalnya sebagai bahan saklar listrik bahan isolator pada panci , seterika listrik dan bahan-bahan untuk isolator listrik pada berbagai peralatan yang menggunakan aliran listrik. Proses pembuatannya terdiri dari fenol ditambah dengan formaldehide diproses sesuai dengan komposisi yang diinginkan lalu dipanasi sehingga menghasilkan adukan yang lekat , lembek , Setelah itu bahan yang lembek dan lekat tersebut dicetak sesuai dengan keinginan . Hasil cetakan setelah dingin akan dapat menjadi berbagai jenis barang dari plastik yang keras , mudah pecah bila dibanting dan tidak meleleh saat dipanasi.

3. Ureaformaldehide. Merupakan jenis plastik yang memiliki ciri-ciri tidak mudah pecah bila dibanting dan cenderung liat. Bahan ini juga kurang dapat di manfaatkan sebagai isolator yang baik. Bahan ini seringkali dimanfaatkan sebagai peralatan rumah tangga , misalnya untuk bahan pembuat cangkir , piring, cawan dan peralatan lain dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. Proses pembuatannya antara lain urea diampur dengan formaldehide dan melalui katalisator tertentu dipanaskan dan diaduk-aduk sampai merata. Campuran ini setelah kering akan diperoleh pelastik dengan salah satu sifat tidak mudah pecah (unbreakable)

4. Polisteryne. Merupakan bahan plastik yang poduknya dapat dimanfaatkan sebagai campuran dari bahan-bahan yang berasal dari jenis kain. Salah satu ciri bahan terbuat dari polisteryne ini adalah transparan. Cara pembuatannya adalah styrine yang dipolimerisasi dalam wadah tertentu, dipanasi hingga terbentuk plastik yang transparan.

Nah itulah sedikit pembahasan tentang 4 Jenis Sifat Kimia Pada Plastik Dalam Proses Pembuatannya yang sempat saya bagikan kepada anda , semoga saja materi ini berguna dalam membantu keperluan akademik anda, Jika anda ingin melihat materi lainnya silahkan klik disini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda di blog sederhana ini, jangan lupa untuk membagikan materi ini ke teman atau kerabat terdekat anda dengan melalui social media yang kalian miliki karena secara aotomatis materi ini akan tersimpan didalam beranda anda.
----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon