Wednesday, November 29, 2017

5 Kelas Kualitas Antara Air Bersih Dari Sarana Perpipaan

Pengawasan untuk kualitas bakteriologis air bersih menggunakan indikator yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan atas dasar jumlah coliform yang terdapat dalam sampel air yang diperiksa. Ada 5 kelas kualitas air bersih namun antara air bersih dari sarana perpipaan dengan non perpipaan ada perbedaan persyaratan pada masing-masing kelasnya yaitu sebagai berikut :

  1. Kelas A mengandung total coliform kurang dari 10.
  2. Kelas B mengandung total coliform kurang dari 11-50.
  3. Kelas C mengandung total coliform kurang dari 51-100.
  4. Kelas D mengandung total coliform kurang dari 101-1000.
  5. Kelas E mengandung total coliform lebih besar atau sama dengan 1000.

Proses Instalasi Pipa air

Untuk air bersih yang berasal dari non perpipaan diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. Kelas A mengandung total coliform kurang dari 0-50.
  2. Kelas B mengandung total coliform kurang dari 51-100.
  3. Kelas C mengandung total coliform kurang dari 101-1000.
  4. Kelas D mengandung total coliform kurang dari 1001-2400.
  5. Kelas E mengandung total coliform lebih dari 2400.
Pada klasifikasi ini yang dianggap memenuhu syarat adalah kualitas kelas A.


Berdasarkan PP.RI No.82 Tahun 2001 tentang pengelolaan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air, klasifikasi mutu air ditetapkan menjadi 4 kelas sebagai berikut :
  1. Kelas satu, air yang pembentukannya dapat digunakan untuk air minum, dan atau pembentukan lain yang mempersyaratkan  mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
  2. Kelas dua, air yang pembentukannya dapat digunakan untuk prasarana / sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar,peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
  3. Kelas tiga, air yang pembentukannya dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar,peternakan,air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
  4. Kelas empat, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
Untuk menentukan kualitas air terdapat beberapa parameter antara lain Do,BOD, dan total zat padat terlarut.


Nah itulah sedikit pembahasan tentang 5 Kelas Kualitas Antara Air Bersih Dari Sarana Perpipaan yang sempat saya bagikan kepada anda , semoga saja materi ini berguna dalam membantu keperluan akademik anda, Jika anda ingin melihat materi lainnya silahkan klik disini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda di blog sederhana ini, jangan lupa untuk membagikan materi ini ke teman atau kerabat terdekat anda dengan melalui social media yang kalian miliki karena secara aotomatis materi ini akan tersimpan didalam beranda anda.
----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon