Thursday, October 12, 2017

Pengertian MSDS dan 16 Bagian MSDS Yang Perlu Diketahui

MSDS (material data sheet) merupakanlembaran yang ditujukan untuk membantu para pengguna laboratorium kimia untuk mengenalisakan potensi bahaya yang mungkin timbul terhadap penggunaan bahan kimia. 

MSDS

MSDS berisikan sifat-sifat fisika dan kimia dari bahan seperti titikl eleh, titik didih, reaktifitas, dan lain-lain. Disamping itu MSDS berisikan juga tata cara dalam menangani jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan dalam keadaan darurat. Berikut ini adalah cara membaca lembaran dokumen MSDS. Untuk mendapatkan gambaran umum seperti apakah bentuk dokumen MSDS itu di sini akan ditampilkan MSDS aseton.






Perlu diketahui bahwa lembaran MSDS terdiri dari 16 bagian (section), yaitu :
  • Bagian 1 (section 1)

Bagian 1 berisikan informasi mengenai nama produk, nomor katalog, nama kimia, asa lpabrik, dan nomor telepon dalam keadaan darurat yang dapat dihubungi.
  • Bagian 2 (section 2)

Bagian 2 berisikan informasi mengenai nama kimia, kada rkandungan senyawa, symbol bahaya, dangolongan resiko.
  • Bagian 3 (Section 3)

Bagian 3 berisikan informasi mengenai penampakan secara fisik, potensi bahayat erbesar yang dapat ditimbulkan oleh bahan kimia. Organ-organ yang dapat terkena resiko dan jenis bahaya yang ditimbulkan juga dijelaskan pada bagian ini. 
  • Bagian 4 (section 4)

Bagian 4 berisikan informasi mengenai tindakan pertama yang harus dilakukan apanbila menjumpai keadaan bahaya sepert iini. Contoh :
Mata : jika mata terkena bahan kimia ini, maka segera diguyur dengan air selama paling sedikit 15 menit.
  • Bagian 5 (section 5)

Bagian 5 berisikan informasi mengenai alat pemadam kebakaran yang sesuai dengan bahan kimia ini. Alat pemadam kebakaran yang sesuai misalnya bahan kimia kering (dry chemical), karbondioksida padat, atau busa (foam).
  • Bagian 6 (section 6)

Bagian 6 berisikan informasi mengenai tat acara atau prosedur yang harus diikuti untuk menghindarkan bahan kimia setelah terjadi kecelakaan, meliputi pembersihan dari tumpahan, peralatan keselamatan kerja yang harus dikenakan oleh petugas, dan lain-lain.
  • Bagian 7 (section 7)

Bagian 7 berisikan informasi mengenai prosedur penyimpanan dan penanganan yang berkaitan dengan setiap saat petugas berinteraksi dengan bahan kimia ini. Informasi meliputi apakah bahan kimia ini mudah terbakar, resiko meledak, resiko membentuk senyawa peroksidadan lain-lain.
  • Bagian 8 (section 8)

Bagian 8 memberikan informasi mengenai peraturan standar ambang batas maksimum di lingkungan serta peralatan khusus yang digunakan oleh seseorang yang bekerja dengan bahan kimia tersebut.
  • Bagian 9 (section 9)

Bagian 9 berisikan informasi mengenai sifat-sifat fisika dan kimia dari bahan kimia. Sifat-sifat ini meliputi wujud bahan dalam temperature kamar, penampaka nfisik, bau, pH, tekanan uap pada temperature kamar, kekentalan, titi kleleh, suhu dekomposisi, kelarutan, massa molekul relative, dan rumus molekul.
  • Bagian 10 (Section 10)

Bagian 10 berisikan informasi mengenai stabilitas dan reaktifitas bahan kimia. Kondisi-kondisi agar bahan stabil dan kondisi-kondisi yang harus dihindari, serta bahan-bahan lain yang tidak boleh bercampur dengannya.
  • Bagian 11(Section 11)

Bagian 11 berisikan informasi mengenai toksikologi. Informasi mengenai apakah bahan kimia ini bersifat karsinogenik ( memicu pertumbuhan sel-sel kanker), Epidemi, Mutagenik dan lain-lain
  • Bagian 12 (Section 12)

Bagian 12 berisikan informasi mengenai efek bahan kimia terhadap lingkungan. Informasi meliputi toksisitas terhadap lingkungan, daya penguapan, pencucian dan degradasi oleh mahluk hidup lain.
  • Bagian 13 (Section 13)

Bagian 13 Berisikan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pembuangan. Pada umumnya informasi yang diberikan tidak cukup rinci.
  • Bagian 14 (Section 14)

Bagian 14 berisikan informasi mengenai transport informasi, yaitu pengiriman, klasifikasi bahaya, klasifikasi tata cara pengepakan dan lain-lain.
  • Bagian 15 (Section 15)

Bagian 15 berisikan informasi mengenai regulasi informasi. Berisikan juga kode bahaya yang mengindikasikan, bahaya prinsip berkaitan dengan bahan kimia dan penyebab bahaya ketika bekerja dengan bahan tersebut.
  • Bagian 16 (Section 16)

Bagian 16 berisikan informasi tambahan, seperti tanggal penerbitan MSDS, nomor revisi dokumen, tanggal revisi, daftar referensi, dan informasi lain yang bermanfaat.


Nah itulah sedikit pembahasan tentang Pengertian MSDS dan 16 Bagian MSDS Yang Perlu Diketahui yang sempat saya bagikan kepada anda , semoga saja materi ini berguna dalam membantu keperluan akademik anda, Jika anda ingin melihat materi lainnya silahkan klik disini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda di blog sederhana ini, jangan lupa untuk membagikan materi ini ke teman atau kerabat terdekat anda dengan melalui social media yang kalian miliki karena secara aotomatis materi ini akan tersimpan didalam beranda anda.
----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon