Monday, September 25, 2017

Materi Isolasi Jamur Dalam Ilmu Mikrobiologi

Isolasi Jamur
Teknik penggoresan tidak efektif untuk jamur benang juga tidak dianjurkan . Isolasi tergantung pada pengambilan sejumlah kecil sampel hifa atau spora, dianggap murni oleh mata, lensa pembesar, atau streomikroskop, dan letakkan sampel pada media agar sebagai inokolum titik. Kemurnian dinampakkan oleh keseragaman koloni yang terbentuk setelah inkubasi. Penampakan kultur campuran tergantung pada laju pertumbuhan jamur yang ada. Jika laju beragam, kultur campuran sering menunjukkan adanya gumpalan pada titik inokolum. Untuk jamur yang diinkubasikan oleh koloni dengan sektor pertumbuhan . Sektor akan diindikasikan oleh koloni dengan sektor pertumbuhan . Sektor akan menunjukkan perbedaan miselia,spora,ataupun warna.



Tempat paling sederhana untuk memulai isolasi jamur adalah media perhitungan dengan sebaran koloni yang baik. Gunakan jarum preparat, terilkan dengan pemanasan, kemudian masukkan kedalam cawan petri hingga dingin baru kemudian digunakan untuk mengambil spora atau miselium dan inokolum.


Prosedur yang sama dapat digunakan untuk kultur campuran yang muncul dari plate atau permukaan teknik sampling. Membebaskan jamur dari bakteri sangatlah sulit kecuali dengan menggunakan antibiotika . Secara umum lebih mudah mengisolasi jamur yang tumbuh cepat dari pada yang lambat. Hifa yang paling luar justru biasanya bebas kontaminasi.

Untuk memisahkan jamur yang tumbuh lambat dari jamur yang tumbuh cepat dibutuhkan keterampilan khusus karena lebih sulit. Kadang diperlukan inokulasi tiap hari sebab kultur yang lambat tumbuh seiring memiliki waktu perkecambahan atau pembentukan spora yang lebih cepat, atau digunakan suhu yang lebih rendah atau tinggi, media dengan  rendah, status nutrisi rendah,atau dengan penambahan dichloran.


Jika kultur murni telah didapat, inokulasikan ke dalam medium yang sesuai dan inkubasikan sampai siap diidentifikasi . Jamur selalu diinokulasikan pada satu titik di tengah-tengah agar miring. Hal ini dilakukan untuk memperoleh perkembangan koloni dan sporulasi yang baik.

Guna penyimpanan dalam waktu pendek umumnya jamur disimpan pada agar miring secara tradisional ditutup kapas, yang secara modern dilakukan dengan menggunakan tabung dengan penutupnya yang dapat tetap kering selama penyimpanan. Selama inkubasi demi pertumbuhan jamur itu, tutup ini harus dikendorkan karena jamur membutuhkan oksigen untuk pertumbuhan dan sporalasinya.


Nah itulah sedikit pembahasan tentang Materi Isolasi Jamur Dalam Ilmu Mikrobiologi yang sempat saya bagikan kepada anda , semoga saja materi ini berguna dalam membantu keperluan akademik anda, Jika anda ingin melihat materi lainnya silahkan klik disini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda di blog sederhana ini, jangan lupa untuk membagikan materi ini ke teman atau kerabat terdekat anda dengan melalui social media yang kalian miliki karena secara aotomatis materi ini akan tersimpan didalam beranda anda.
----Selamat Mencatat----

1 komentar so far


EmoticonEmoticon