Tuesday, July 25, 2017

Pengenalan Alat Mikrobiologi Lengkap Dengan Komponennya

Pengenalan Alat Mikrobiologi Beserta Komponennya
Tak lupa kami ucapkan kepada sekolah SMK SMTI MAKASSAR atas kesempatan dan supportnya yang telah diberikan kepada salah satu adimin blog ini. Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai penggunaan alat-alat laboratorium tepatnya pada alat-alat yang umum digunakan pada pengujian mikrobiologi,yaitu :
  1. Autoclave
  2. Luminary Flow
  3. Oven
  4. Incubator
  5. Colony Counter
  6. Water Bath
  7. Shaker


Nah dari ketujuh (7) alat tersebut admin telah memberikan beberapa komponen pada setiap alatnya dan telah kami tuliskan pula lengkap dengan fungsinya. Semoga saja apa yang kami berikan dapat bermanfaat untuk para analis muda indonesi. Berikut Materinya..

A. Autoclave

Autoclave adalah sebuah alat sterilisasi dengan menggunakan metode uap panas basah bertekanan dengan lama proses sterilisasi adalah 15 menit pada suhu 121 derajat cellcius pada tekanan 1 atm






  1. Monitor tekanan. Berfungsi untuk menampilkan tekanan uap panas yang ada didalam mesin
  2. Tutup Autoclave. Berfungsi untuk menutup wadah autoclave
  3. Drain Bottle. Berfungsi untuk menampung aquades yang keluar dari dalam mesin
  4. Body. Berfungsi untuk menopang seluruh bagian komponen autoclave
  5. Kabel Konektror. Berfungi untuk menghubungkan aruus listrik kemesin
  6. Monitor Standby. Berfungsi untuk menampilkan aktifitas penggunaan autoclave
  7. Tombol power. Berfungsi untuk mengaktifkan seluruh komponen
  8. Tombol Func. Berfungsi untuk membuat 3 program yang berbeda
  9. Monitor EXHT. Berfungsi untuk menampilkan tekanan level uap panas yang mau dikeluarkan
  10. Tombol SET. Berfungsi untuk menetapkan program
  11. Tombol EXHT . berfungi untuk memilih tingkatan level tekanan
  12. Tombol SET Bawah. Berfungsi untuk mengelolah program
  13. Tombol FAN. Berfungsi untuk mengaktifkan kipas pendingin
  14. Monitor FAN. Berfungsi untuk menampilkan aktifitas kipas pendingin
  15. Tombol Agar. Berfungsi untuk memilih karakteristik media agar/padat yang ingin di sterilkan
  16. Monitor Draint Bottle. Berfungsi untuk melihat keterangan wadah penampung auadest
  17. Tombol Solid. Berfungsi untuk Memilih Karakteristik Alat yang ingin di sterilkan
  18. Tombol Dissol. Berfungsi untuk memilih karakteristik media bahan kimia yang ingin di sterilkan
  19. Tombol Stop. Berfungsi untuk menghentikan program yang sedang berjalan dengan keadaan tertentu
  20. Tombol Start. Berfungsi untuk memulai program
  21. Tombol Lid Open . berfungsi untuk membuka autoclave
  22. Tombol Lid Close. Berfungsi untuk menutup autoclave
  23. Monitor Suhu WARM. Berfungsi untuk menampilkan batasan suhu
  24. Monitor Waktu . Berfungsi untuk menampilkan program timer
  25. Monitor Suhu. Berfungsi Untuk Menampilkan keadaan suhu yang ada didalam autoclave
  26. Dinding Pemanas. Berfungsi untuk menstabilkan suhu dan tekanan
  27. Keranjang. Berfungsi untuk menampung media yang ingin disterilkan
  28. Tutup Pemanas. Berfungsi untuk menutup bagian dalam autoclave dan juag menjaga kestabilan suhu dan tekanan uap.
  29. Tombol ON/OFF. Berfungsi untuk mengaktifkan alat
  30. Filter udara. Berfungsi untuk menyalurkan udara dari luar menuju kedalam mesin
  31. Gagang. Berfungsi untuk mempermudah dalam memindahkan alat
  32. Fiter Udara Panas. Berfungsi untuk mengeluarkan udara panas mesin
  33. Roda Alas. Berfungsi untuk mempermudah dalam memindahkan alat

B. Luminary Flow

Luminary Flow adalah sebuah alat yang digunakan sebagai tempat untuk melakukan pengujian secara aseptik (dalam keadaan steril) yang memanfaatkan dua komponen utama yaitu melalui filtrasi udara dan sterilisasi ruang kerja menggunakan sinar ultra violet.


  1. Body. Berfungsi untuk Menopang seluruh bagian komponen
  2. Filter Bakteri. Berfungsi untuk menyaring udara yang dihisap oleh blower
  3. Lampu Penerangan. Berfungsi Untuk memberikan penerangan pada saat melakukan pengujian
  4. Lampu Ultra Violet. Berfungsi untuk mensterilkan ruang luminary flow
  5. Dinding Fiber. Berfungsi sebagai batasan ruang kerja
  6. Meja Kerja. Berfungsi sebagi tempat dilakukannya pengujian
  7. Kaki penyangga. Berfungsi untuk menobang body
  8. Tombol ON/OFF Blower. Berfungsi untuk mengaktifkan mesin blower
  9. Tombol Lamp. Berfungsi untuk mengaktifkan lampu penerangan
  10. Tombol RUN. Berfungsi untuk menjalankan kipas blower
  11. Tombol Stop. Berfungsi untuk menghentikan penggunaan kipas blower
  12. Monitor Skala. Berfungsi untuk menampilkan kecepatan kipas blower
  13. Tombol Speed. Berfungsi untuk mengubah kecepatan Kipas blower
  14. Monitor Set. Berfungsi untuk menampilkan skala kecepatan secara digital
  15. kabel konektor. Berfungsi untuk menghubungkan arus listrik ke mesin

C. Oven

Oven adalah sebuah alat laboratorium mikrobiologi yang sangat penting penggunaannya dimana alat tersebut digunakan untuk mensterilkan alat alat gelas hingga logam dengan memanfaatkan metode uap panas kering dengan waktu tempu sterilisasi adalah 1-2 jam pada suhu 160-180 derajat cellcius.



  1. Kabel Konektor. Berfungsi Untuk menghubungkan arus listrik ke mesin
  2. Gagang. Berfungsi untuk membuka oven
  3. Body. Berfungsi untuk menopang seluruh bagian komponen
  4. Alas. Berfungsi untuk menopang body agar tetap dalam keadaan stabil
  5. Tombol ON/OFF. Berfungsi untuk mengaktifkan seluruh bagian komponen
  6. Monitor Suhu. Berfungsi untuk menampilkan keadaan suhu yang ada didalam oven
  7. Monitor Waktu. Berfungsi untuk Menampilkan waktu timer
  8. Monitor Flap. Berfungsi Untuk menampilkan keterangan % terbuka atau tertutupnya katup udara
  9. Dinding Pemanas. Berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu
  10. Tombol Menu. Berfungsi untuk menampilkan seluruh program
  11. Flap. Berfungsi sebagai katub udara
  12. Tombol Set. Berfungsi untuk menetapkan program
  13. Elemen. Berfungsi untuk memberikan hawa panas
  14. Monitor Program. Berfungsi untuk menampilkan program oven yang telah kita buat pada computer
  15. Monitor Alarm. Berfungsi untuk memberikan peringatan ketikan batasan suhu terlampaui
  16. Monitor Grafik. Berfungsi untuk menampilkan aktifitas penggunaan oven
  17. Tutup. Berfungsi Untuk Menutup oven

D. Incubator

Incubator adalah sebuah alat yang sangat umum dijumpai pada laboratorium mikrobiologi karena alat ini berfungsi untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang akan kita amati dalam beberapa pengujian berdasarkan indikatornya




  1. Kabel Konektor. Berfungsi untuk menghubungkan arus listrik ke mesin
  2. Alas. Berfungsi untuk menopang body agar tetap dalam keadaan stabil
  3. Tutup. Berfungsi untuk menututup Incubator
  4. Gagang. Berfungsi untuk membuka incubator
  5. Body. Berfungsi untuk menopang seluruh bagian komponen
  6. Monitor Suhu. Berfungsi untuk menampilkan keadaan suhu yang ada didalam incubator
  7. Tombol Set. Berfungsi untuk menetapkan program suhu yang ingin digunakan
  8. Tombol Temperatur. Berfungsi untuk mengubah dan membuat program suhu
  9. Tombol Fresh Air. Berfungsi Untuk mengatur terbuka atau tertutupnya flap udara
  10. Lampu Power. Berfungsi Sebagai penanda aktifnya alat
  11. Lampu Alarm. Berfungsi untuk memberikan keterangan alaram waktu
  12. Lampu Heat. Berfungsi sebagai penanda bahwa incubator sedang melakukan pemanasan
  13. Tombol Power. Berfungsi untuk mengaktifkan alat
  14. Alarm Set. Berfungsi untuk membuat program alarm
  15. Dinding Pemanas. Berfungsi ntuk menjaga kestabilan suhu incubator
  16. Wadah. Berfungsi untuk menampung media yang ingin diinkubasikan
  17. Elemen. Berfungsi untuk memberikan hawa panas
  18. Tutup Kaca. Berfungsi untuk menutup bagian dalam incubator
  19. Flap. Berfungsi sebagai katup udara
E. Colony Counter

Colony Counter adalah alat yang digunakan untuk menghitung jumlah koloni bakteri yang tumbuh pada suatu sampel dengan menggunakan cara otomatis.



  1. Pinggang Kaca Pembesar. Berfungsi untuk menopang kaca pembesar agar tetap dalam keadaan stabil
  2. Kabel konektor. Berfungsi untuk menghubungkan arus listrik ke mesin
  3. Kaca Pembesar. Berfungsi untuk memberikan bayangan yang kecil agar terlihat lebih besar dan jelas.
  4. Monitor Angka. Berfungsi untuk menampilkan keterangan jumlah angka secara digital dan otomatis
  5. Spidol. Berfungsi untuk memberikan keterangan hitungan terhadap sampel yang diamati.
  6. Cakram Cahaya. Berfungsi untuk menyaring cahaya agar tidak terlalu terang pada saat pengamatan sampel
  7. Penopang. Berfungsi untuk menopang cawan petri agar tetap pada posisi yang stabil
  8. Body. Berfungsi untuk menopang seluruh bagian komponen
  9. Filter Udara. Berfungsi untuk menyalurkan udara ke mesin agar tetap dalam keadaan yang tidak terlalu panas
  10. Tombol ON/OFF. Berfungsi untuk mengaktifkan atau mematikan alat
  11. Alas. Berfungsi untuk menobang body dan menjaga kestabilan alat
  12. Klep. Berfungsi untuk mengenca ngkan pinggang kaca pembesar
  13. Tombol Reset. Berfunsi untuk memulai dari awal hitungan angka
  14. Lampu Cahaya.Berfungsi untuk memberikan cahaya agar mudah untuk melakukan pengamatan 
F. Water Bath

Waterbath adalah alat yang digunakan untuk memanaskan media agar dengan keadaan steril dengan memanfaatkan metode uap panas basah dengan suhu 90-120 derajat cellcius



  1. Tutup Transparan. Berfungsi untuk menutup wadah waterbath yang digunakan untuk pengamatan media secara langsung
  2. Tutup Logam. Berfungsi untuk menutup wadah waterbath yang digunakan tampa melakukan pengamatan langsung
  3. Body. Berfungsi untuk menopang seluruh bagian komponen
  4. Kabel Konektor. Berfungsi untuk menghubungkan arus listrik ke mesin
  5. Tombol Program Bagian Kiri. Berfungsi untuk mengaktifkan waterbath sebelah kiri
  6. Tombol Program Bagian Kanan. Berfungsi untuk mengaktifkan waterbath sebelah kanan
  7. Alas. Berfungsi untuk menopang body
  8. Gagang. Berfungsi untuk mempermudah dalam memindahkan alat
  9. Tombol Power. Berfungsi untuk mengaktifkan waterbath
  10. Tombol Over Temperatur. Berfungsi untuk membuat program batasan suhu tertentu
  11. Monitor Suhu. Berfungsi untuk menampilkan keadaan suhu yang ada di dalam wadah waterbath
  12. Tombol Set. Berfungsi untuk mengelolah program
  13. Tombol Lock. Berfungsi untuk mengunci program
  14. Tombol Start. Berfungsi untuk memulai program
  15. Tombol Automatic. Berfungsi untuk melakukan perbaikan alat
  16. Tombol Enter. Berfungsi untuk menetapkan program
  17. Tombol Magnetic Stirel. Berfungsi untuk mengaktifkan pengaduk otomatis
  18. Tombol Temp. Berfungsi untuk membuat 3 program yang berbeda
G. Shaker

Shaker adalah alat yang digunakan untuk menghomogenkan suatu suspensi yang ada pada tabung reaksi yang memanfaatkan metode perputaran dengan kecepatan yang bisa kita sesuaikan.



  1. Kabel Konektor. Berfungsi untuk menghubungkan arus listrik kemesin
  2. Body. Berfungsi untuk menopang seluruh bagian komponen
  3. Alas. Berfungsi untuk menopang body agar tetap dalam keadaan stabil
  4. Wadah Tabung Reaksi. Berfungsi sebagai tempat terjadinya proses homogenisasi contoh
  5. Tombol Speed. Berfungsi untuk mengatur kecapatan putaran maupun getaran
  6. Tombol Mode. Berfungsi untuk memilih getaran atau putaran
  7. Tombol ON/OFF. Berfungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan alat
  8. Monitor Lamp. Berfungsi Sebagai penanda aktifnya alat

Nah itulah sedikit pembahasan tentang Pengenalan Alat Mikrobiologi Lengkap Dengan Komponennya yang sempat saya bagikan kepada anda , semoga saja materi ini berguna dalam membantu keperluan akademik anda, Jika anda ingin melihat materi lainnya silahkan klik disini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda di blog sederhana ini, jangan lupa untuk membagikan materi ini ke teman atau kerabat terdekat anda dengan melalui social media yang kalian miliki karena secara aotomatis materi ini akan tersimpan didalam beranda anda.

----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon