Thursday, July 27, 2017

Penggolongan Media/Medium Berdasarkan Fungsinya

Pengertian Media
Media adalah suatu substart dimana mikroba dapat tumbuh yang disesuaikan dengan lingkungan hidupnya. Substrat tersebut merupakan makanan bagi mikroba yang mengandung penyubur,vitamin,mineral,dan pH tertentu.



Dalam hal ini penggolongan media terbagi atas delapan jenis diantaranya adalah :

  1. Medium Selektif. Medium ini ditambah zat kimia tertentu yang bersifat untuk mencegah pertumbuhan mikroba lainnya. Contoh : Medium yang mengandung zat kimia kristal violet pada kadar tertentu dapat mencegah pertumbuhan bakteri gram positif tanpa mempengaruhi pertumbuhan bakteri gram negatif. Contoh lainnya medium agar endo menyebabkan kuman golongan coli akan berwarna merah sedangkan, salmonella koloninya tidak berwarna.
  2. Medium Differensial. Medium ini mengandung zat-zat kimia tertentu yang memungkinkan membedakan berbagai macam tipe mikroba. Medium ini ditambah regensia atau zat kimia tertentu yang menyebabkan suatu mikroba membentuk pertumbuhan atau mengadakan perubahan tertentu sehingga dapat untuk membedakan tipe-tipe . Misalnya , Medium agar darah dapat untuk membedakan bakteri hemolitik dengan bakteri non hemolitik.
  3. Medium Ekslusif. Medium ekslusif yakni medium yang memungkinkan tumbuhnya satu jenis mikroba tertntu, sedangkan mikroba lainnya dihambat atau dimatikan . Contoh lainnya , Medium air pepton alkalis dapat mematikan kuman lainnya, kecuali vibrio. Hal ini karena memiliki pH yang tinggi.
  4. Medium Penguji. Medium esei adalah medium yang susunan kimia tertentu yang digunakan untuk pengujian vitamin,asam amino,antibiotika dan sebagainya.
  5. Medium Diperkaya. Medium ditambah zat-zat tertentu untuk menumbuhkan mikroorganisme heterotrof tertentu. Zat-zat tertentu yang ditambahkan zat-zat misalnya serum,darah,extra tumbuh-tumbuhan.
  6. Medium Khusus. Medium ini untuk menentukan tipe pertumbuhan mikroorganisme dan kemampuannya untuk mengadakan perubahan-perubahan kimia tertentu.
  7. Medium Persemaian. Medium ini sangat kaya akan zat makanan dan mempunyai susunan bahan sedemikian rupa hingga hanya menyuburkan satu jenis mikroba yang dicari saja. Contoh : medium kauffann untuk persemaian kuman salmonella typhi.
  8. Medium Serbaguna. Medium ini merupakan medium yang paling umum digunakan dalam mikrobiologi (dapat menunjang pertumbuhan sebagian besar mikroba). Contoh : medium kaldu nutrient.

Nah itulah sedikit pembahasan tentang Penggolongan Media/Medium Berdasarkan Fungsinya yang sempat saya bagikan kepada anda , semoga saja materi ini berguna dalam membantu keperluan akademik anda, Jika anda ingin melihat materi lainnya silahkan klik disini. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan anda di blog sederhana ini, jangan lupa untuk membagikan materi ini ke teman atau kerabat terdekat anda dengan melalui social media yang kalian miliki karena secara aotomatis materi ini akan tersimpan didalam beranda anda.
----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon