Tuesday, May 9, 2017

Presentase Peranan Perawat Dalam Mengatasi Bencana Banjir

PERANAN PERWAT DALAM MENANGANI BENCANA BANJIR
Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan.Pengarahan banjir Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air.Dalam arti "air mengalir", kata ini juga dapat berarti masuknya pasang laut. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga air keluar dari batasan alaminya.

Ukuran danau atau badan air terus berubah-ubah sesuai perubahan curah hujan dan pencairan salju musiman, namun banjir yang terjadi tidak besar kecuali jika air mencapai daerah yang dimanfaatkan manusia seperti desa, kota, dan permukiman lain.

Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami. Meski kerusakan akibat banjir dapat dihindari dengan pindah menjauh dari sungai dan badan air yang lain, orang-orang menetap dan bekerja dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya murah serta perjalanan dan perdagangan yang lancar dekat perairan. Manusia terus menetap di wilayah rawan banjir adalah bukti bahwa nilai menetap dekat air lebih besar daripada biaya kerusakan akibat banjir periodik.

Nah dari penjelasan di atas dapat kita tarik sebuah materi yang mampu kita tuangkan kedalam bentuk presentasi mengenai Banjir, namun di presentase kali ini telah dimasukkan sebagai subyek utama dan peranan perawat dalam menangani kejadian atau bencana alam tersebut. berikut presentasenya.

Contoh Kasus :
Seseorang yang mengalami bencana atau musibah besar, mereka yang menjadi saksi dalam kejadian tersebut dan mereka yang membantu dalam kejadian tersebut misalnya terjadi bencana alam yang mengakibatkan salah satu dari kerabat mereka meninggal ataupun hanya terluka akan menimbulkan trauma pada orang tersebut. Trauma akibat kejadian mengejutkan yang berlangsung satu sampai tiga bulan masih dikatakan sebagai reaksi normal



Berdasarkan kasus pada kelompok kami, 3 orang korban yang mengalami trauma masih
dalam tahap denial. Karena korban masih dalam tahap mempertahankan emosinya akibat

setelah melihat orang terdekatnya meninggal.
----Selamat Berdiskusi----


EmoticonEmoticon