Wednesday, April 12, 2017

Pengertian Titik Didih Larutan Dalam Ilmu Kimia

PENGERTIAN TITIK DIDIH DALAM ILMU KIMIA
Secara sederhana , titik didih dapat didefenisikan sebagai suhu yang suhu tersebut suatu zat cair beruba gas. Akan tetapi, kita juga dapat mendefenisikan titik didih sebagai suhu yang pada suhu tersebut struktur kristal suatu zat padat pecah atau rusak dengan peningkatan entropi (derajat ketidakteraturan). Kapan kita dapat mengatakan suatu zat sedag mendidih??


Ketika suatu zat cair dipanaskan , maka semakin banyak partikel-partikel zat cair memungkinkan tekanan uap tersebut sama dengan tekanan udara luar dan pada keadaan ini, zat cair tersebut dikatakan mendidih. Berdasarkan penjelasan ini, maka kita dapat menyimpulkan bahwa titik didih juga merupakan suhu yang pada suhu tersebut tekanan uap suatu zat cair atau pelarut dalam suatu larutan sama dengan tekanan udara luar.

Bagaimanakah pengaruh pelarutan suatu zat terlarut yang tidak mudah menguap terdapat titik didih larutan yang dihasilkannya ? untuk memahami hal ini simaklah terlebih dahulu grafik berikut ini :

grafik tekanan uap terhadap suhu larutan dan pelarutnya

Gambar tersebut menunjukan konsekuensi-konsekuensi dari fakta bahwa bahwa zat-zat terlarut mengurangi tekanan uap pelarut . Garis yang menghubungkan titik B dan titik C dalam grafik P-T tersebut berisi gabungan suhu dan tekanan yang pada suhu tekanan tersebut pelarut murni dan uapnya berada dalam kesetimbangan. 

Setiap titik pada garis tersebut menggambarkan tekanan uap dari pelarut murni pada suhu tersebut. Sementara itu , garis putus-putus dalam grafik tersebut menggambarkan sifat-sifat larutan yang diperoleh dengan melarutkan suatu zat terlarut dalam pelarut tersebut. Pada suhu tertentu , tekanan uap pelarut yang lepas dari larutannya lebih kecil dari tekanan uap pelarut murninya. Akibatnya garis putus-putus tersebut berada di bawah garis tegas.


Penurunan tekanan uap suatu pelarut yang terjadi ketika suatu zat terlarut ditambahkan kedalam pelarut tersebut menyebabkan peningkatan titik didih. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa suatu larutan tidak dapat mendidih pada suhu yang sama seperti pelarut murninya. 

Jika tekanan uap pelarut tersebut yang lepas dari larutannya lebih kecil dari tekanan uap pelarut murninya pada suhu tertentu, maka larutan tersebut harus dipanaskan sampai suhu yang lebih tinggi sebelum pelarut mendidih . Besarnya peningkatan suhu untuk mendidihkan suatu pelarut dalam larutannya disebut kenaikan titik didih.


Karena perubahan titik didih atau kenaikan titik didih suatu pelarut yang terjadi ketika suatu zat terlarut ditambahkankedalam pelarut tersebut dihasilkan dari perubahan tekanan uap pelarut tersebut, maka besarnya perubahan titik didihnya juga sebanding dengan fraksi mol zat terlarut. 

Akan tetapi, dalam larutan yang sangat encer, fraksi mol zat terlarutnya sebanding dengan molalitas larutan, sehingga persamaan yang menggambarkan besarnya kenaikan titik didih yang terjadi ketika suatu zat terlarut ditambahkan kedalam pelarut dapat dituliskan sebagai berikut.


Tetapan kenaikan titik didih molal merupakan besaran yang menyatakan sifat pelarut , sehingga besaran ini dipengaruhi oleh jenis pelarut tersebut.


Nah itulah beberapa penjelasan singkat tentang titik didih dalam ilmu kimia semoga saja artikel kali ini dapat membantu anda dalam kegiatan akademik.

----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon