Tuesday, April 11, 2017

Pengertian Sifat Koligatif Larutan

PENGERTIAN SIFAT KOLIGATIF
Ketika suatu zat terlarut ditambahkan kedalam suatu pelarut, beberapa sifat fisis pelarut, beberapa sifat fisis pelarut tersebut berubah.Sebagai contoh , pendinginan air dalam mesin automobil dapat dicegah dari pembekuan dengan menambahkan zat anti beku seperti etilen glikol (C2H6O2) sebagai zat terlarut. Hal ini bekaitan dengan salah satu difat koligatif larutan


Sifat koligatif suatu larutan adalah sifat-sfat larutan tersebut yang hanya dipengaruhi oleh jumlah partikel zat-zat terlarut dalam larutan tersebut dan tidak dipengaruhi oleh sifat-sifat zat terlarut tersebut. Sifat koligatis suatu larutan terdiri dari penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih , penurunan titik beku, dan tekanan osmotik.


SIFAT-SIFAT KOLIGATIF
Penurunan Tekanan Uap
Pada dasarnya , suatu zat cair cenderung mengalami penguapan , khususnya jika suhunya semakin tinggi, Jumlah uap yang dihasilkan dari penguapan tersebut dapat ditentukan berdasarkan tekanan uap tersebut. Semakin tinggi suhu suatu zat cair, semakin banyak uap uap yang dihasilkan dan semakin tinggi tekanan uap tersebut.

Jika penguapan suatu zat cair terjadi dalam suatu bejana tertutup maka hal ini akan memungkinkan terjadinya keadaan jenuh dalam bejana tersebut.  Dalam hal ini keadaan jenuh tersebut terjadi ketika jumlah uap yang dihasilkan cukup banyak, sehingga dalam bejana tersebut terjadiproses pengembunan . Dalam keaadaan ini , penguapan tetap berlangsung dan pada saat yang sama pengembunan jga berlangsung dengan laju yang sama , sehingga dalam bejana terdapat kesetimbangan dinamis antara zat cair tersebut dengan uap jenuhnya. Tekanan yang ditimbulkan oleh uap jenuh tersebut dinamakan tekanan uap jenuh. Pada suhu 20 derajat celcius , tekanan uap jenuh air sama dengan 17,53 mmHg.


Dalam kaitannya dengan tekanan uap suatu zat cair, simaklah apa yag terjadi pada tekanan uap pelarut ketika kita menambahkan suatu zat terlarut kedalam suatu larutan. Untuk memahami hal ini , kita akan mendefenisikan terlebih dahulu P derajat sebagai tekanan uap zat cair (pelarut) murni dan P sebagai tekanan uap pelarut setelah ditambahkan zat terlarut.


Ketika suhu suatu zat cair dibawah titik didihnya, maka kita dapat menganggap bahwa hanya molekul-molekul yang terdapat didekat permukaan zat cair membentuk gas (uap) . Ketika suatu zat terlarut ditambahkan kedalam pelarut (zat cair maka beberapa molekul zat tersebut menempati ruang didekat permukaan zat cair. Seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut :


Nah itulah sdikit pengantar tentang pengertian dari sifat koligatif larutan , jika materi ini berguna buat kalian silahkan anda bagikan kesesama teman anda karena setiap ilmu yang dibagiakan adalh sebuah kebahagiaan dari pembuat materi,
----Selamat Mencatat----


EmoticonEmoticon