Thursday, April 6, 2017

Cara Uji Konsentrasi Protein Menggunakan Spektrofotometer UV-VIS

PENENTUAN KONSENTRASI PROTEIN CARA BIURET DENGAN SPEKTRFOTOMETER UV-VIS

Biuret merupakan senyawa hasil kondensasi antara dua molekul urea yang dalam suasana basa dapat membentuk kompleks dengan garam tembaga yang berwarna ungu-biru tua. Protein merupakan polimer asam amino yang berikatan satu dengan lainnya melalui ikatan peptida. 


Penentuan kadar protein dengan cara biuret didasarkan pada absorbansi kompleks tembaga protein. Karena reaksi biuret ini spesifik untuk ikatan peptide, maka banyaknya senyawa kompleks yang terbentuk sebanding dengan massa total protein yang ada dalam sampel, yang secara kuantitatif dapat diketahui dari intensitas warnanya.

Alat dan Bahan

Alat :
  • Spektrofotometer
  • Labu takar 100 mL dan 10 mL
  • Gelas kimia
  • Botol semprot
  • Spatula
  • Corong pendek
  • Pipet seukuran
  • Pipet tetes
  • Batang pengaduk


Bahan :
  • Pereaksi biuret : larutkan 1,5 g CuSO 4 .5H 2 O dan 6 g natrium kalium tartrat (NaKC 4 O 6 .4H 2 O) ke dalam 500 mL air di dalam labu takar 1L, kemudian tambahkan 300 mL NaOH 10% sambil dokocok-kocok. Kemudian tambahkan air sampai volume larutan tepat 1L.
  • Larutan induk protein (standar) : buatlah larutan serum albumin atau kasein dengan konsentrasi 10 mg/mL. Pelarutan akan lebih mudah dengan penambahan beberapa tetes NaOH 3%.
Langkah kerja :
  1. Siapkan 5 tabung reaksi yang bersih dan kering, kemudian isilah masing-masingdengan 1 mL larutan protein standar dengan konsentrasi 0 (blanko), 2000, 4000,6000, dan 8000 mg/mL.
  2. Siapkan pula 2 tabung reaksi yang bersih dan kering yang masing-masing diisi dengan 1 mL sampel (X1 dan X2) yang telah disiapkan oleh laboran.
  3. Tambahkan 4 mL pereaksi biuret pada setiap tabung reaksi dan kocoklah sampai bercampur merata.
  4. Diamkan campuran pada suhu kamar selama 30 menit.
  5. Bacalah absorbansi masing-masing campuran pada panjang gelombang 550 nm, dari campuran yang konsentrasinya rendah ke konsentrasinya lebih tinggi.
  6. Penentuang konsentrasi X1 dan X2 dilakukan melalui kurva standar, dengan cara menarik garis ke kurva standar, dan dari kurva standar kemudian dilanjutkan ke sumbu absis untuk menentukan konsentrasi masing-masing sampel.
Nah itulah langkah-langkah dalam pengujian konsentrasi menggunakan spektrofotometer UV-VIS yang saya ketahui. Mudah-mudahan ini bisa memberikan anda sedikit wawasan yang sangat menarik tentang sebuah pengujian laboratorium.

----Selamat Praktek----


EmoticonEmoticon