Wednesday, April 5, 2017

Cara Uji Kadar Caffein Menggunakan Spektrofotometer UV-VIS

CARA UJI KADAR CAFFEIN DENGAN SPEKTRFOTOMETER UV-VIS

Kafein adalah suatu senyawa organik yang mempunyai nama lain yaitu kafein, tein, atau 1,3,7-trimetilxantin. Kristal kafein dalam air berupa jarum-jarum bercahaya. Bila tidak mengandung air, kafein meleleh pada suhu 234 0 C – 239 0 C dan menyublim pada suhu yang lebih rendah. Kafein mudah larut dalam air panas dan kloroform, tetapi sedikit larut dalam air dingin dan alkohol (Abraham, 2010). Kafein merupakan jenis alkaloid yang secara alamiah terdapat dalam biji kopi, daun teh, daun mete, biji kola, biji coklat dan beberapa minuman penyegar. 



Kafein memiliki berat molekul 194,19 gram/mol. Dengan rumus kimia C 8 H 10 N 8 O 2 dan pH 6,9 (larutan kafein 1 % dalam air ). Secara ilmiah, efek kafein terhadap kesehatan sebetulnya tidak ada, tetapi yang ada adalah efek tak langsungnya seperti menstimulasi pernafasan dan jantung, serta memberikan efek samping berupa rasa gelisah (neuroses), tidak dapat tidur (insomnia) dan denyut jantung tak beraturan (tachycardia).

Pada percobaan ini akan ditentukan kadar kafein yang terdapat dalam biji kakao mentah,
serbuk kakao, dan olahan kakao dalam produk coklat.

Langkah Kerja
  1. Membuat larutan induk Caffein dalam HCl 0,1 N sebanyak 100 mL (100 ppm)
  2. Membuat larutan standar dari larutan induk 2,4,8,dan 12 ppm dalam HCl 0,1 N masing-masing sebanyak 50 mL
  3. Mengukur serapan larutan Caffein 8 ppm untuk menentukan panjang gelombangmaksimum 380-200 nm
  4. Mengukur serapan berbagai larutan standar Caffein pada panjang gelombang yangdiperoleh pada langkah 3
  5. Membuat larutan sampel Caffein sebagai berikut:



Cara Membuat Larutan Caffein :
  • Menimbang 2 gram sampel
  • Menambahkan 75 mL aquadest, dan memanaskannya hingga mendidih selama 10menit
  • Menyaring larutan sampel tersebut dengan kertas saring kasar, menyaring filtrat yang diperoleh dengan kertas saring whatman No. 42 kemudian mendinginkannyahingga suhu kamar
  • Memindahkan filtrate ke dalam corong pisah dan mengekstraksi dengan 2 x 25 mL dengan menggunakan dikloro metan
  • Mengekstrak kembali ekstrak yang diperoleh dengan 2 x 25 mL HCl 0,1 N
  • Mengukur serapan larutan sampel yang diperoleh pada panjang gelombang maksimum Caffein yang diperoleh pada langkah kerja.


"Catatan"
Untuk penggunaan alau spektrofotometer UV-VIS akan dibahas pada artikel berikutnya dikarenakan materi penggunaannya masih dalah dalam tahap revisi.

----Selamat Praktek----


EmoticonEmoticon