Sunday, April 16, 2017

Cara Netralisasi Minyak Kelapa dan Proses Penghilangan Warna

CARA NETRALISASI MINYAK KELAPA DAN PROSES PENGHILANGAN WARNANYA
Haloo sahabat analisa ,,, pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa Untuk mendapatkan kualitas minyak kelapa yang baik sesuai dengan tautan pemanfaatannya, maka perlu parlu dilakukan proses pemurnian dengan tujuan untuk membebaskan minyak kelapa dari kandugan senyawa yang merugikan secara kimiawi maupun senyawa visual. nah penjelasan singkat tersebut saya muat dalam artikel sebelumnya yaitu :



Berikutnya isi dari artikel kali ini adalah lanjutan dari pengujian tersebut dimana saya akan memuat tentang netralisasi minyak dan penghilangan warna, berikut cara kerjanya :

NETRALISASI MINYAK :

  1. Timbang dengan tepat minyak sebanyak 100-150 gram yang telah diketahui angka asamnya.
  2. Panaskan sampai suhu 70 - 80 derajat celcius , tambahkan larutan NaOH yang digunakan dalam penentuan angka asam sesuai dengan perhitungan . Penambahan larutan ini harus dilakukan secara sedikit demi sedikit sambil diaduk, sehingga larutan NaOH habis.
  3. Masukkan minyak yang telah ditambahkan basa kedalam corong pemisah dan tambahkan air panas scukupnya untuk mencuci sabun yang terbentuk.
  4. Aduk dengan alat pengaduk dan biarkan beberapa saat hingga minyak dan air sabunnya terpisah , sabun yang terbentuk dikeluarkan dengan membuka corong pemisah .
  5. Ulangi semua pencucian ini sampai semua sabun larut dalam air panas (jernih) . Apabila ada sabun yang sukar larut, tambahkan air garam secukupnya .
  6. Panaskan minyak yang telah dipisahkan tersebut hingga air yang tersisa menguap.
  7. Timbanglah berat minyak netral ini dan tentukan persentase yang hilang selama proses netralisasi.
  8. Amati bau dan warna yang terbentuk.
Setelah melakukan tahapan dan menemukan data pada pengujian netralisasi minyak maka sel;anjutnya adalah melakukan penghilangan warna.berikut cara kerjanya :

PENGHILANGAN WARNA
  1. Masukkan minyak netral kedalam labu godong, tambahkan kedalamnya campuran arang aktif dan clay sebanyak 2% berat minyak.
  2. Panaskan sampai temperatur 105 derajat celcius, diaduk dan kemudian disaring, Penyaringan dilakukan dengan bantuan pompa vacum. Penyaringan ini dilakukan dengan berulang-ulang kali hingga diperoleh minyak yang tidak berwarna.
  3. Timbanglah minyak yang diperoleh dan tentukan prosentase kehilangan selama penghilangan warna.
  4. Amati pulawarna dan bau sebelum dan sesudah penghilangan warna.
Setelah selesai melakukan pengujian diatas dan ditemukan data dalam bentuk kasar berikutnya memasukkan data tersebut kedalam tabel pengamatan berikut ini :

Tabel Data Pengamatan :


Perlakuan
Pengamatan
minyak (gram)
NaOH (ml)
Bau Minyak
Warna Minyak
% Hilang
Sebelum Netralisasi
a




Sesudah Proses Netralisasi
b




Sesudah Pemucatan Warna







Nah bagaimana apakah artikel ini membantu anda , jika artikel satu ini bisa membantu anda silahkan dengan rasa terima kasih penulis kepada pembaca tolong sebarkan artikel ini keteman-teman anda karena setiap ilmu yang anda bagikan merupakan kepuasan pribadi dalam hati sang penulis.
----Selamat Praktek----


EmoticonEmoticon