Thursday, March 23, 2017

Cara Uji Kadar Tawas Dalam Sampel

TAWAS
Tawas adalah bahan kimia yang banyak sekali penggunaannya dalam industri misalnya sebagai bahan kogulan pada PAM dan digunakan dalam industri kertas. Tawas dibuat dari bahan baku bauxite dan asam sulfat H2SO4 sesuai reaksi :

Al2O3 + 3H2SO4 -----> Al2(SO4)3 + H2O


"catatan"
Penentuan Al dalam tawas dilakukan dengan cara bromatometri, dalam proses bromatometri , ion-ion logam tersebut (ion Al) dapat ditetapkan setelah terlebih dahulu di endapkan dengan oksime (8 hidroksi quinoline). Endapan yang terjadi kemudian dilarutkan dalam HCL dan selanjutnya oksime yang terbebaskan dititrasi dengan larutan KBrO3. Dengan adanya garam KBe\r, indikator yang dapat digunakan adalah metil merah.

Persamaan reaksi ionnya adalah sebagai berikut :


Dalam hal ini rumus endapan Al adalah Al(C9H6NBr2OH)3 oleh karena setiap atom setara dengan2 mol KBrO3, sehingga berat equivalennya = 1/12 gram.


Dari uraian materi singkat diatas kita telah mengetahui beberapa dasar teori yang mungkin bisa mengarahkan kita dalam melakukan pengujian kadar tawas dalam sampel , maka dari itu kita sebagai analis perlu melewati beberapa tahap sebelum melakukan pengujian , berikut tahapannya :

Penyiapan alat dan bahan
Alat-alat :

  • Timbangan analitik (neraca)
  • Labu takar 250 ml
  • Pipet gondok 25 ml
  • Erlenmeyer 250 ml
  • Kompor listrik
  • Beaker glass
  • Gelas ukur
  • Kertas saring
  • Buret
  • Drop pipet
Bahan-bahan :
  • Tawas
  • Aqquadest
  • HCl 25%
  • Indikator MM
  • KBrO3 0,1 N

Setelah anda menyelesaikan persiapan alat dan bahan yang akan anda gunakan pada saat melakukan pengujian berikutnya adalah memulai tahap pengujian dengan mengikuti langkah kerja sebagai berikut :

Cara kerja :
  1. Timbang kurang lebih 3,5 gram tawas, masukkan dalam labu takar 250 ml tambahkan aquadest sampai tanda lalu homogenkan dengan cara dikocok.
  2. Ambil 25 ml larutan tersebut , masukkan kedalam erlenmeyer 250 ml dan panaskan sampai suhu 60 derajat celcius. Tambahkan kedalamnya 20 ml larutan oksimat 20% kemudian diaduk-aduk , endapan Al oksimat disaring lalu dicuci dengan air panas.
  3. Endapan dalam kertas dipindahkan kedalam erlenmeyer, tambahkan 50 ml HCl 25% panas dan 3 tetes MM lalu titrasi dengan KBrO3 0,1 N sampai berwarna kuning.  misal per V ml.    

Dengan menyelesaikan tahapan kerja dan menemukan data yang akan dimasukkan kedalam perhitungan maka dengan itu baca cara perhitungannya di bawah :

Perhitungan :


V ml KBrO3 0,1 N = 0,1 V mgrek
Dalam 25 ml larutan terdapat 0,1 V mgrek Al sehingga dalam 250 ml larutan terdapat :


Contoh Tabel Pengamatan :
Demikianlah materi singkat yang saya ketahui tentang cara uji kadar tawas dalam sampel, jika kalian punya saran untu materi berikutnya silahkan tulis dikolom komentar di bawah yah,,

----selamat praktek----


EmoticonEmoticon