Monday, March 20, 2017

Cara Uji Kadar Gula Sebelum Inversi dan Sesudah Inversi

Di tahap pertama saya telah memberikan cara uji kadar gula suatu makanan atau minuman yang saya tulis diartikel :


Berikutnya saya akan memberikan cara uji lanjutan kadar gula sebelum inversi dan sesudah inversi, berikut cara kerjanya :


A. Kadar Gula Sebelum Inversi
telah kita temukan larutan II  dimana larutan tersebut digunakan untuk masuk ketahap kadar gula sebelum inversi berikut cara kerja lanjutannya :

  1. Pipet 10 ml saringan/ larutan II dan masukkan kedalam erlenmeyer lalu tambah 15 ml aquadest 25 ml larutan luff dan beberapa batu didih
  2. Panaskan dan didihkan selama 1o menit, setelah itu dinginkan didalam air
  3. Tambahkan 10-15 ml KI 30% dan 25 ml H2SO4 25% bertetes-tetes (tolong hati-hati karena akan timbul buih), segera titrasi dengan larutan thio 0,1 N sampai warna larutan berubah kuning - kremm lalu tambah 3-5 ml larutan kanji 1% kemudian titrasi lanjutkan sampai warna biru hilang . Bacalah volume thio yang diperlukan (a ml)
  4. Buat blanko yang terdiri dari 25 ml aquadest dan 25 ml larutan luff dan batu didih, lalu kerjakan seperti diatas , misal : titrasi blanko memerlukan thio 0,1 N (b ml)
Perhitungan :
(b-a) ml thio yang dipergunakan dijadikan ml thio 0,1 N selanjutnya dicari beberapa mg glukosa atau fruktosa yang setara dengan ml thio yang dipergunakan pada tabel luff schoorl.
                          
F.P = Faktor Pengencer

B. Kadar Gula Sesudah Inversi
Setelah melalui beberapa tahap di pengujian kadar gula berikut adalah tahap terakhir dari pengujian kadar gula pada suatu sampel makanan ataupun minuman berikut cara kerjanya :
  1. 50 ml dari saringan I tadi dipipet dan dimasukkan kedalam labu takar 250 ml. tambahkan 5 ml HCL 25% . Panaskan dalam pemanas air pada suhu 68-70 derajat Celcius (lakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermometer) selama 10 menit setelah itu dinginkan dalam air , lalu tambah 3 tetes PP dan tambahkan bertetes-tetes NaOH 30 % hingga netral (warna berubah menjadi merah)
  2. Setelah netral tambahkan air hingga batas dan digojog-gojog hingga homogen (Larutan III)
  3. Pipet 10 ml larutan III dan tentukan kadar gula sesudah inversi seperti kadar gula sebelum inversi seperti cara kadar gula sebelum inversi di atas dan hitung kadar gula sesudah inversi.
Perhitungan
Kadar gula jumlah dihitung sebagai sakrosa  = Kadar gula sesudah inversi x 0,95
Kadar sakrosa  = (kada gula sesudah inversi - kadar gula sebelum inversi) x 0,95

Pengenal luff
25 gram terusi (CuSO4 5H2O) di larutkan dalam 100 ml air, 50 gram asam sitrat dilarutkan dalam 50 ml air dan 388 gram soda (Na2CO3IOH2O) dilarutkan dalam 400 ml air
Larutan asam sitrat ditambahkan sedikit-sedikit pada larutan soda, kemudian campuran itu ditambahi larutan terusi, panaskan supaya larut, setelah larut tambahkan air hingga volumenya 1 liter.

"catatan"
dalam pengujian kadar gula suatu sampel makanan atau minuman larutan yang telah dibuat haruslah memiliki label contoh pada pembuatan larutan I, larutan II, dan larutan III, ketiga larutan tersebut haruslah di jaga dengan hati-hati karena pengujian ini bersifat berlanjut dengan kata lain saling berkaitan"

Berikutnya baca juga cara melakukan perhitungan kadar gula di artikel berikutnya baca juga artikel lengkapnya dibawah :

----selamat praktek----


EmoticonEmoticon